Mengenal Masjid Pertama yang dibangun Rasulullah

Tahukah kamu, tidak hanya Masjid Nabawi yang memiliki keutamaan besar di Kota Madinah? Sekitar lima kilometer di sebelah tenggara kota suci ini, ada satu masjid yang tak kalah istimewa: Masjid Quba. Keutamaannya luar biasa — Rasulullah ﷺ bersabda bahwa barangsiapa shalat di Masjid Quba, pahalanya setara dengan melaksanakan umrah! MasyaAllah, betapa besar nilai ibadah di tempat ini!


Masjid Quba bukanlah masjid biasa. Ia adalah masjid pertama yang dibangun Rasulullah ﷺ setelah hijrah dari Makkah menuju Madinah. Di tempat inilah, perjalanan sejarah peradaban Islam dimulai dengan penuh keberkahan.

Awalnya, kawasan Quba hanyalah sebuah perkampungan kecil di luar Yastrib (nama lama Madinah). Namun, di sanalah Rasulullah ﷺ singgah pertama kali sebelum memasuki kota. Masyarakat Quba yang menyambut beliau dengan penuh cinta dan iman menjadikan tempat itu saksi awal kebersamaan Nabi dengan kaum Anshar.

Pada hari Senin, 8 Rabiul Awwal tahun 1 Hijriah atau bertepatan dengan 23 September 622 Masehi, Rasulullah ﷺ memulai pembangunan Masjid Quba di atas tanah wakaf milik keluarga Kaltsum bin al-Hadam. Beliau tidak sekadar memerintah — beliau ikut mengangkat batu dan bahan bangunan dengan tangannya sendiri, memberi teladan tentang kerja keras dan kebersamaan.

Ketika para sahabat hendak membantu mengangkat batu yang beliau bawa, Rasulullah ﷺ tersenyum dan berkata agar mereka fokus pada bagian lain dari pekerjaan. Sikap itu mengajarkan bahwa pemimpin sejati bukan hanya memberi perintah, tapi turut bekerja bersama umatnya.

Yang menarik, Rasulullah ﷺ sendiri yang mendesain dan meletakkan batu pertama pembangunan masjid ini. Setelah selesai, beliau pun memimpin shalat berjamaah perdana di sana. Bahkan beberapa riwayat menyebutkan bahwa shalat Jumat pertama di Madinah dilaksanakan di Masjid Quba — menandai awal tegaknya syiar Islam di bumi Hijrah.

Meski kemudian Rasulullah ﷺ membangun Masjid Nabawi di pusat Madinah, beliau tetap rutin mengunjungi Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin, dan Kamis untuk melaksanakan shalat di sana. Kebiasaan ini menjadi teladan bagi umat Islam hingga kini — bahwa berziarah dan shalat di Masjid Quba adalah amalan yang penuh pahala dan keberkahan.


Masjid Quba: Simbol perjuangan
Masjid Quba bukan sekadar bangunan batu dan semen. Ia adalah simbol awal perjuangan Rasulullah ﷺ, cermin kesederhanaan dan semangat kebersamaan dalam menegakkan agama. Setiap kali kita menginjakkan kaki di sana, seakan kita menyentuh lembar pertama sejarah Islam yang hidup kembali dalam sujud dan doa.

Jadi, bila suatu hari engkau diberi kesempatan mengunjungi Madinah, jangan hanya berhenti di Masjid Nabawi. Luangkan waktu untuk menyapa Masjid Quba, tempat suci yang dibangun dengan cinta, ketulusan, dan tangan mulia Rasulullah ﷺ sendiri. Karena di setiap rakaat shalat di sana, tersimpan pahala besar — seolah engkau baru saja menunaikan satu umrah yang penuh berkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Your Heading Text Here

Kepala Madrasah

Share:

Baca juga

7 Tips Jitu Mengatasi Bullying

💪 1. Jangan Diam – Lawan dengan Cara yang Benar Kalau kamu dibully, jangan melawan dengan kekerasan. Katakan dengan tegas: “Berhenti, aku tidak suka cara

Send Us A Message